-->

Header Menu

Syarat Mendapatkan BLT Guru Honorer, Langsung Masuk Rekening Rp 2,4 Juta

  syarat mendapatkan BLT Guru honorer yang paling utama adalah, wajib memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.


Nantinya apabila memenuhi persyaratan para guru non ASN dan tenaga kependidikan akan mendapatkan BLT sebesar Rp 2,4 juta.

Cek Blt 2,4 Juta Guru Honorer KLIK DISINI

Dana tersebut langsung masuk ke rekening peserta dalam dua termin. Per bulan guru honorer mendapatkan Rp 600 ribu. Dana ini akan tersalurkan selama 4 bulan. Sehingga totalnya Rp 2,4 juta.


Baca Juga: BLT BPJS Guru Honorer Cair November? Simak Penjelasannya!

Namun penyalurannya setiap dua bulan sekali. Sehingga sekali cair, para guru honorer mendapatkan Rp 1,2 juta.

Syarat Mendapatkan BLT Guru Honorer

Berikut syarat yang harus dipenuhi guru honorer agar dapat bantuan langsung tunai (BLT):

Belum Sertifikasi

Untuk mendapatkan BLT, seorang guru honorer harus guru yang belum sertifikasi. Artinya guru tersebut belum pernah melaksanakan PPG dan belum mempunyai sertifikat pendidik.

Baca Juga : Cara Cek BLT Rp2,4 Juta untuk Guru Honorer dan PTK non PNS, Tampilan Insentif Sudah Ada!

Untuk menjadi seorang guru yang terakreditasi akan melewati bebagai tahapan diantaranya pengajuan No NUPTK dan mengikuti UKG. Setelah itu akan mengikuti PPG yang akan mendapatkan sertifikasi atau sertifikat pendidik.

Bantuan BLT guru honorer ditujukan bukan untuk guru yang sudah bersertifikasi atau PNS. Tetapi bantuan ini ditujukan untuk para guru honorer dan tenaga kependidikan yang berada di lingkungan sekolah.

Sehingga para PNS atau guru yang sudah bersertifikasi jangan berharap untuk mendapatkan bantuan langsung tunai guru honorer karena memang tidak termasuk sasaran Pemerintah.

Untuk Tenaga Kependidikan

Syarat mendapatkan BLT guru honorer untuk tenaga kependidikan artinya staf tata usaha yang membantu mengoprasikan administrasi sekolah.

Baca Juga : Login simpatika.kemenag.go.id, Segera Cair BLT Rp2,4 Juta bagi 600 Ribu Guru Agama, Cek Jadwalnya

Di dalam sebuah lingkungan sekolah terdapat pendidik dan tenaga kependidikan. Tenaga kependidikan juga akan mendapatkan hak yang sama untuk mendapatkan bantuan BLT guru honorer karena tugas mereka sama yaitu mengelola administrasi sekolah yang sangat banyak. Mulai dari kepentingan guru hingga sampai persuratan yang masuk dan keluar.

Hal ini dilakukan agar tidak ada kecemburuan sosial antara pendidik dan tenaga kependidikan apabila tenaga pendidik tidak mendapatkan hak yang sama yaitu BLT guru honorer.


Terdaftar di Dapodik

Syarat mendapatkan BLT guru honorer selanjutnya adalah terdaftar di Dapodik (Data Pokok Pendidikan) artinya masih terdaftar aktif di data pendidik dan tenaga kependidikan.

Guru memiliki jenjang karir atau riwayat kerja yang dapat dilihat dari Dapodik yang terekam langsung ke pusat. Oleh karena itu data dari Dapodik menjadi syarat wajib untuk mencairkan BLT guru honorer sehingga tidak akan ada data palsu yang masuk. Hal ini sudah seperti bantuan kuota yang berjalan lancar.

Baca Juga : Cair Awal November, Simak Syarat Dapatkan BLT Subsidi Gaji Guru Agama dan Honorer

Data Dapodik terbaru sudah dilaksanakan pada bulan Oktober sehingga Kemendikbud (Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan) tahu dengan pasti data data guru yang masih bekerja atau sudah berhenti , pindah kerja, bahkan meninggal dunia. Hal ini agar tidak ada penyelewengan dana BLT guru honorer.

Data Dapodik juga dapat membedakan mana yang sudah sertifikasi atau belum sertifikasi sehingga data yang diberikan benar-benar akurat dan dapat dipertanggung jawabkan untuk mendapatkan BLT.

Tidak Masuk Program BLT BPJS

Syarat mendapatkan BLT guru honorer selanjutnya yaitu tidak masuk program BLT BPJS Ketenagakerjaan, artinya belum mendapat bantuan.

Baca Juga : 3 Juta Guru Honorer dan Guru Agama dapat BLT Rp2,4 Juta, Catat! Ini Syarat Penerimanya

BLT guru honorer diberikan sebagai sisa anggaran bantuan program BPJS Ketenagakerjaan sehingga data yang sudah mendapat bantuan BPJS Ketenagakerjaan akan terekam dan diketahui.

Guru honorer memang ada yang tidak tercatat dalam BPJS Ketenagakerjaan karena lingkungan sekolah dirasakan sangat aman dan jarang mengalami kecelakaan kerja.

Tidak Mengikuti Program Kartu Prakerja

Syarat mendapatkan BLT guru honorer yaitu tidak masuk program Prakerja, artinya tidak sedang menerima program Prakerja yang sudah berjalan.

BLT guru ditujukan untuk guru yang sudah terdaftar di Dapodik dan telah lama bekerja di sekolah. Lamanya waktu bekerja kurang lebih 2 tahun.


Guru yang sudah mendaftar Prakerja tidak akan mendapatkan lagi BLT, karena bisa terjadi data ganda. Oleh karena itu, bagi yang sudah mendapatkan program Prakerja dipastikan tidak akan mendapatkan BLT.

Terdaftar di Info GTK

BLT guru honorer bisa dicek setelah beberapa hari ke depan di halaman info GTK yaitu : https://info.gtk.kemdikbud.go.id/. Guru yang sudah terdaftar dipastikan pasti akan mendapatkan BLT pada awal November ini

Apabila tidak terdaftar di info GTK untuk mendapatkan BLT maka disarankan untuk segera menghubungi operator sekolah agar bisa diperbaiki dan tidak terjadi kesalahan.


Mengisi SPJTM

Guru harus bisa mempertanggung jawabkan BLT guru honorer dengan mengisi SPJTM (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak). Guru menandatangi SPJTM di atas materai agar memiliki kekuatan hukum


Surat Keterangan dari Kepala Sekolah

Syarat mendapatkan BLT guru honorer yaitu mempunyai surat keterangan dari kepala sekolah. Keterangan guru mengajar di sekolah ini sekaligus untuk mengetahui siapa saja yang berhak mendapatkan BLT. 

Sumber : galuh.id

0 Response to "Syarat Mendapatkan BLT Guru Honorer, Langsung Masuk Rekening Rp 2,4 Juta"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel